Memuat...
27 November 2025 10:07

Tes IQ: Sejarah, Fungsi, dan Relevansinya dalam Dunia Pendidikan

Bagikan artikel

Apa Itu Tes IQ?

Tes IQ (Intelligence Quotient) adalah salah satu bentuk tes psikologi yang digunakan untuk mengukur kemampuan intelektual umum seseorang. Inteligensi sendiri didefinisikan sebagai kapasitas mental untuk bertindak dengan tujuan tertentu, berpikir rasional, serta beradaptasi secara efektif dengan lingkungan

IQ kemudian dikenal sebagai skor yang diperoleh dari tes inteligensi, yang pertama kali diperkenalkan oleh William Stern (1912), dan selanjutnya dipopulerkan melalui skala Stanford-Binet oleh Lewis Terman (1916)

 

Sejarah Singkat Tes IQ

Cina Kuno: Sejak sebelum Dinasti Han (200 SM), sudah ada ujian seleksi pegawai sipil yang menilai kemampuan menulis, administrasi, dan strategi

James McKeen Cattell (1890): memperkenalkan istilah mental test.

Alfred Binet & Theodore Simon (1905): menciptakan Skala Binet-Simon, tes inteligensi pertama untuk membedakan anak dengan hambatan belajar.

Lewis Terman (1916): mengembangkan Stanford-Binet, yang memperkenalkan konsep IQ sebagai rasio antara usia mental (MA) dan usia kronologis (CA).

David Wechsler (1939–1949): menyusun skala inteligensi yang lebih modern seperti WAIS dan WISC, yang sampai sekarang masih banyak digunakan

 

Apa yang Diukur oleh Tes IQ?

Tes IQ mengukur beberapa kemampuan kognitif penting, antara lain:

  • Pemahaman verbal

  • Penalaran logis dan numerik

  • Daya ingat dan perhatian

  • Kemampuan visual-spasial

  • Kecepatan pemrosesan informasi

 

Fungsi Tes IQ

Tes inteligensi memiliki fungsi penting di dunia pendidikan:

  • Membantu pemahaman diri (self-understanding) peserta didik.

  • Membantu pendidik mengembangkan potensi siswa sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

  • Memberikan dasar untuk perencanaan pembelajaran individual, sehingga setiap anak bisa berkembang sesuai karakter uniknya

Selain itu, tes IQ juga dipakai di bidang klinis untuk diagnosis intelektual, serta di dunia kerja untuk seleksi dan penempatan karyawan

 

Keterbatasan Tes IQ

Meski bermanfaat, tes IQ memiliki keterbatasan:

  • Tidak sepenuhnya mencerminkan kreativitas, emosi, atau kecerdasan sosial.

  • Hasil tes bisa dipengaruhi oleh faktor budaya, lingkungan, dan kondisi psikologis saat tes

  • Tidak bisa dijadikan satu-satunya tolok ukur untuk menilai potensi seseorang.

 

Tes IQ adalah salah satu instrumen penting dalam psikologi yang telah berkembang lebih dari seabad. Ia membantu kita memahami kapasitas kognitif, mendukung pendidikan, dan memberi data objektif untuk pengambilan keputusan. Namun, IQ bukanlah satu-satunya ukuran kecerdasan manusia, faktor emosi, sosial, dan kreativitas sama pentingnya untuk menentukan kesuksesan seseorang.

Biro psikologi Smile Consulting Indonesia menyediakan jasa psikotes untuk berbagai kebutuhan asesmen psikologi, baik untuk individu maupun perusahaan. Layanan kami dirancang untuk memberikan hasil yang akurat dan terpercaya.



Referensi : 

Nur’aeni, S. (2012). Tes psikologi: Tes inteligensi dan tes bakat. Universitas Muhammadiyah (UM) Purwokerto Press.

Rohmah, U. (2011). Tes intelegensi dan pemanfaatannya dalam dunia pendidikan. Cendekia: Jurnal Kependidikan Dan Kemasyarakatan, 9(1), 125-139.

 

Bagikan