Memuat...
03 February 2026 10:00

Belajar Mindfulness Saat Mencuci Piring

Bagikan artikel

Bagi banyak orang, tumpukan piring kotor di wastafel adalah beban visual yang memicu stres. Kita sering kali mencuci piring dengan terburu-buru, sambil memikirkan tugas kantor yang belum selesai atau menyesali percakapan pahit yang terjadi kemarin. Namun, bagaimana jika aktivitas yang kita anggap sebagai "gangguan" ini sebenarnya adalah pintu gerbang menuju ketenangan jiwa? Inilah inti dari Mindfulness atau kesadaran penuh merupakan sebuah seni untuk hadir sepenuhnya di momen sekarang, bahkan saat tangan Anda sedang berlumuran sabun dan busa.

Praktik mindfulness dalam aktivitas harian bukan berarti Anda harus bermeditasi di atas gunung selama berjam-jam. Sebaliknya, seperti yang ditekankan oleh Thich Nhat Hanh (1991), seseorang seharusnya mencuci piring hanya untuk mencuci piring. Namun, makna mencuci piring bisa menjadi jauh lebih dalam dari sekadar pembersihan fisik. dr. Andreas Kurniawan, Sp.KJ (2022), dalam bukunya Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring, mengisahkan bagaimana aktivitas domestik ini menjadi ruang bagi seorang pria untuk memproses duka yang mendalam. Bagi dr. Andreas, mencuci piring bukan sekadar tugas, melainkan sebuah ritual untuk tetap "menapak" di bumi saat badai emosi melanda. Fokus pada piring yang kotor, sisa makanan, dan air yang mengalir menjadi metafora tentang bagaimana kita menerima realita yang tidak menyenangkan dan membersihkannya secara perlahan, satu per satu.

Secara ilmiah, fokus pada tugas fisik sederhana yang dilakukan dengan penuh kesadaran dapat menurunkan tingkat kecemasan secara signifikan. Penelitian oleh Hanley dkk. (2015) menunjukkan bahwa individu yang mencuci piring dengan sadar melaporkan penurunan kegelisahan sebesar 27%. Ketika Anda fokus pada sensasi sensorik yaitu bau sabun, tekstur piring, atau suara air, maka otak Anda berhenti melakukan rumination (memutar ulang pikiran negatif). Dengan mencuci piring, kita belajar untuk memberikan perhatian pada apa yang ada di depan mata, sebuah keterampilan yang sangat krusial dalam mengelola stres maupun duka (Kurniawan, 2022).

Untuk mengubah rutinitas wastafel Anda menjadi sesi terapi mandiri, Anda dapat melakukan audit sensorik, yaitu dengan fokus pada lima indra Anda. Rasakan hangatnya air yang mengenai kulit dan hirup aroma sabun. Biarkan sensasi ini menarik Anda kembali ke masa kini. Alih-alih memikirkan tumpukan yang masih banyak, fokuslah pada satu piring yang sedang Anda pegang. Sebagaimana filosofi dr. Andreas, hargailah proses membersihkan kotoran itu sebagai bentuk penerimaan terhadap ketidaksempurnaan hidup. Kemudian amatilah pikiran Anda tanpa menghakimi. Jika pikiran Anda mulai melayang ke masalah lain atau kesedihan, jangan menolaknya. cukup sadari, lalu dengan lembut tarik kembali perhatian Anda ke gerakan tangan di wastafel.

Pada akhirnya, kedamaian sering kali ditemukan dalam kemampuan kita untuk menghargai momen-momen kecil yang sederhana. Mencuci piring mengajarkan kita bahwa hidup tidak harus selalu tentang pencapaian besar. Namun terkadang, hidup adalah tentang bertahan, membersihkan apa yang kotor, dan tetap hadir di sana. Dengan melatih mindfulness dalam hal kecil, kita sedang membangun fondasi mental yang kuat untuk menghadapi tantangan hidup dan bahkan duka dengan lebih tenang (Kabat-Zinn, 1994).

Sebagai biro psikologi terpercaya, Smile Consulting Indonesia adalah vendor psikotes yang juga menyediakan layanan psikotes online dengan standar profesional tinggi untuk mendukung keberhasilan asesmen Anda.

 

Referensi:

Hanley, A. W., Warner, A. R., Dehili, V. M., Canto, A. I., & Garland, E. L. (2015). Washing dishes to wash the dishes: Brief instruction in mindful dishwashing as a method for promoting positive affect. Mindfulness, 6(5), 1095–1103. https://doi.org/10.1007/s12671-014-0360-9

Hanh, T. N. (1991). The miracle of mindfulness: An introduction to the practice of meditation. Beacon Press.

Kabat-Zinn, J. (1994). Wherever you go, there you are: Mindfulness meditation in everyday life. Hyperion.

Kurniawan, A. (2022). Mencuci piring. Gramedia Pustaka Utama.

Bagikan