Depresi bukan hanya dialami orang dewasa. Anak-anak dan remaja juga bisa mengalaminya. Sayangnya, gejala depresi pada usia muda sering kali sulit dikenali, karena dianggap hanya “rewel”, “malas”, atau “sedang bandel”. Nah, untuk membantu para psikolog dan tenaga kesehatan mental dalam memahami kondisi ini, dibuatlah sebuah alat ukur yang disebut Children’s Depression Inventory (CDI).
Apa itu CDI?
Children’s Depression Inventory (CDI) pertama kali dikembangkan oleh Maria Kovacs pada tahun 1978. Tes ini dirancang khusus untuk mengukur tingkat depresi pada anak-anak usia sekolah hingga remaja.
CDI terdiri dari 27 pertanyaan pilihan ganda. Setiap pertanyaan menggambarkan satu gejala depresi yang umum, misalnya:
-
Merasa sedih atau murung
-
Kehilangan minat terhadap hal-hal yang biasanya menyenangkan
-
Gangguan tidur atau perubahan nafsu makan
-
Pikiran tentang kematian atau bunuh diri
Anak diminta memilih jawaban yang paling sesuai dengan perasaannya, dengan skor mulai dari 0 sampai 2. Semakin tinggi skor, semakin berat gejala depresinya.
Kenapa CDI Penting?
CDI membantu mendeteksi gejala depresi sejak dini. Dengan begitu, anak bisa segera mendapatkan dukungan psikologis atau konseling sebelum kondisinya semakin parah. Tes ini sudah terbukti andal dan valid. Dalam penelitian, reliabilitas internalnya cukup tinggi (Cronbach’s alpha = 0,86) dan hasilnya berkorelasi baik dengan penilaian klinis psikolog.
CDI di Indonesia
Di Indonesia, CDI sering digunakan oleh psikolog anak dalam asesmen psikologi klinis, misalnya di sekolah, rumah sakit, atau biro layanan psikologi. Instrumen ini membantu orang tua dan guru memahami kondisi emosional anak secara lebih objektif, bukan hanya berdasarkan pengamatan sehari-hari.
Kesimpulan
Children’s Depression Inventory (CDI) adalah alat penting untuk mengenali depresi pada anak dan remaja. Dengan pendekatan yang sederhana, tes ini bisa menjadi langkah awal untuk memberikan pertolongan yang tepat. Karena kesehatan mental anak sama pentingnya dengan kesehatan fisiknya, mengenali gejala sejak dini adalah investasi untuk masa depan mereka.
Biro psikologi Smile Consulting Indonesia menyediakan jasa psikotes untuk berbagai kebutuhan asesmen psikologi, baik untuk individu maupun perusahaan. Layanan kami dirancang untuk memberikan hasil yang akurat dan terpercaya.
Referensi :
Beck, A. T., & Beamesderfer, A. (1974). Assessment of depression: the depression inventory. Mod Probl Pharmacopsychiatry, 7(0), 151-169.
Kovacs, M. (1992). Children's depression inventory. Acta Paedopsychiatrica: International Journal of Child & Adolescent Psychiatry.