Kedewasaan psikologis sering kali menjadi tolok ukur bagaimana seseorang mampu menghadapi tantangan hidup, mengelola diri, dan menjalin hubungan sehat dengan orang lain. Namun, bagaimana cara mengukur aspek yang kompleks ini? Salah satu alat terbaru yang dikembangkan untuk menjawab pertanyaan tersebut adalah Psychological Maturity Scale, yang diperkenalkan oleh Eryilmaz dan Uzun (2024) dalam jurnal Alpha Psychiatry.
Apa itu Psychological Maturity Scale?
Skala ini hadir sebagai instrumen psikologis yang dirancang untuk mengukur kedewasaan seseorang dari berbagai aspek penting. Tidak hanya fokus pada satu sisi kepribadian, alat ini menggunakan model SAFE yang merepresentasikan empat dimensi utama:
S – Self-Awareness (Kesadaran Diri): kemampuan mengenali pikiran, emosi, dan perilaku diri sendiri.
A – Autonomy (Otonomi): sejauh mana individu dapat membuat keputusan mandiri dan bertanggung jawab.
F – Flexibility (Fleksibilitas): kemampuan beradaptasi dengan perubahan serta menerima perbedaan.
E – Ego Resilience (Ketahanan Ego): kapasitas untuk bangkit kembali ketika menghadapi kesulitan.
Keempat aspek ini membentuk gambaran yang lebih utuh tentang kedewasaan psikologis seseorang.
Keunggulan Skala SAFE
Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat ini memiliki validitas dan reliabilitas yang kuat. Analisis faktor konfirmatori memperlihatkan kecocokan model yang baik (CFI = 0,97; RMSEA = 0,079), sementara reliabilitasnya juga tinggi (Cronbach’s alpha antara 0,77–0,93 pada tiap dimensi, dan 0,91 secara keseluruhan).
Hal ini menjadikan Psychological Maturity Scale tidak hanya sekadar kuesioner, tetapi juga alat ukur yang dapat dipercaya untuk menilai tingkat kedewasaan psikologis, terutama pada konteks non-Barat yang sering kali terabaikan dalam penelitian psikologi.
Mengapa Penting?
Kedewasaan psikologis berkaitan erat dengan berbagai aspek kehidupan: kesehatan mental, kualitas hubungan sosial, hingga keberhasilan dalam pekerjaan. Dengan adanya skala ini, peneliti maupun praktisi psikologi memiliki instrumen baru yang bisa digunakan untuk:
-
Mengevaluasi perkembangan psikologis individu
-
Memahami faktor budaya dalam kedewasaan
-
Menjadi dasar intervensi yang lebih tepat sasaran.
Psychological Maturity Scale memberikan kontribusi penting dalam dunia asesmen psikologi, terutama dengan pendekatan model SAFE yang menyeluruh. Bagi peneliti, praktisi, maupun mahasiswa psikologi, alat ini bisa menjadi rujukan baru untuk menggali lebih dalam bagaimana kedewasaan psikologis terbentuk dan berperan dalam kehidupan sehari-hari.
Biro psikologi Smile Consulting Indonesia menyediakan jasa psikotes untuk berbagai kebutuhan asesmen psikologi, baik untuk individu maupun perusahaan. Layanan kami dirancang untuk memberikan hasil yang akurat dan terpercaya.
Referensi :
Eryilmaz, A., Uzun, A, E. 2024. Embarking on the SAFE Route: Exploring the Psychological Maturity Scale. Alpha Psychiatry, 25 (1).